katedralmanado.com

 

Kunjungan Duta Vatikan

 

Tampak Depan Gereja

 

Tampilan Dalam Gereja

VATIKAN - Takhta Suci Puji Dokumen Akhir Konferensi Rasisme

E-mail Print PDF

KOTA VATIKAN (UCAN) -- Takhta Suci menyebut dokumen akhir Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Rasisme itu “sebuah tanda yang sangat positif,” sekalipun forum itu ditandai dengan kontroversi dan boikot.

Ada kesepakatan penuh untuk mengutuk segala bentuk rasisme, xenophobia, dan intoleransi dengan berbagai mekanisme baru memerangi itu semua.

"Kini mungkin untuk menemukan suatu suasana yang lebih kooperatif menghadapi berbagai problem dewasa ini,” demikian Uskup Agung Silvano M. Tomasi, pengamat tetap Takhta Suci untuk PBB di Geneva, kepada Radio Vatikan.

Harian resmi Vatikan, "L'Osservatore Romano," dalam edisi 23 April juga memberi pujian serupa.

Dikatakan, konferensi yang diselenggarakan untuk meninjau dan menindaklanjuti “Deklarasi dan Program Aksi” yang disetujui oleh Konferensi Dunia tentang Rasisme yang pertama di Durban 2001, "membuka halaman baru ... dan kembali terlibat melawan rasisme."

Sembilan negara memboikot forum itu karena kuatir bahwa forum itu akan menyingkirkan Israel sebagai kutukan atas keterlibatannya dalam masalah Palestina.

Ketakutan itu tampak beralasan setelah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad membuat sejumlah delegasi meninggalkan sidang pada hari pertama konferensi itu.

Beberapa juga bahkan prihatin menyangkut tema yang diusulkan tentang "penghojatan agama."

Di akhir konferensi, isu itu tidak disebut dalam dokumen akhir setebal 18 halaman itu. Israel dan Palestina juga tidak disebut, walaupun Holocaust tercatat dalam satu alinea.

"Konferensi itu memprediksi masa depan dengan baik bahwa kesepakatan itu menyentuh tema-tema seperti kebebasan mengungkapkan pendapat, pengakuan bahwa anti-Semitisme, ketakutan akan agama Kristen (Christanophobia), dan ketakutan akan agama Islam (Islamophobia) harus dikutuk dan perlu untuk mengingat Holocaust sebagai sebuah tragedi yang mestinya mendorong kita untuk menghindari bencana-bencana serupa," kata Uskup Agung Tomasi.

Poin-poin ini dan poin-poin lain dari kesepakatan itu “membuka pintu untuk memperkecil jarak di masa depan menyangkut bidang-bidang seperti, misalnya, dalam Dewan untuk Hak Asasi Manusia."

Persetujuan dokumen akhir itu “merupakan buah dari suatu ... usaha kolektif" untuk sampai pada sebuah teks yang dapat diterima berbagai kelompok dari negara-negara Barat dan Muslim, dan kelompok negara-negara lain, kata Uskup Agung Tomasi.

Dokumen akhir itu terdiri dari 143 artikel yang terfokus pada aspek-aspek yang berbeda dari rasisme, diskriminasi rasial, ultranasionalisme (xenophobia), intoleransi terkait.

Dokumen itu berkaitan dengan pembunuhan manusia, perdagangan manusia, pancingan yang menimbulkan kebencian, diskriminasi, serta kekerasan terhadap kelompok-kelompok minoritas etnis dan agama.

Dokumen itu juga berbicara tentang penyangkalan hak kaum perempuan, migran, pengungsi, dan masyarakat adat serta hak kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama.

Uskup Agung Tomasi mengatakan dokumen akhir itu “tidak sempurna, tetapi menghormati poin-poin mendasar tentang hak asasi manusia, dan membuka jalan untuk terus bernegosiasi di masa depan menyangkut beberapa dari tema-tema ini yang, untuk pertama kali, diterima dengan suara bulat."

Dari 192 negara anggota PBB, 182 memilih dengan aklamasi di Geneva pada akhir sidang 22 April untuk menyetujui dokumen akhir itu.

Sepuluh negara yang tidak memberi suara itu termasuk sembilan negara yang memboikot seluruh konferensi itu -- Australia, Kanada, Jerman, Israel, Italia, Selandia Baru, Polandia, Belanda, Amerika Serikat – dan Republik Cheko yang meninggalkan konferensi itu setelah Ahmadinejad berpidato.

Sekjen PBB Ban Ki-moon jelas membuat situasi lega setelah memohon 10 negara itu untuk bergabung dengan komunitas internasional lainnya dalam memerangi rasisme, dengan menandatangani dokumen akhir konferensi itu.  

Comments
Add New Search RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Gereja Katedral

Banner
You are here: