katedralmanado.com

 

Kunjungan Duta Vatikan

 

Tampak Depan Gereja

 

Tampilan Dalam Gereja

Message
  • Picture does not exist anymore or is not yet approved by administrators!

Kotbah Minggu Prapaskah III/C

E-mail Print PDF

MINGGU PRAPASKAH III/C

Bacaan I: Kel 3:1-8a.13-15;Bacaan II : 1Kor 10:1-6.10-1;Injil: Luk 13:1-9

 

SUDIKAH KAU BERTOBAT?

 

Dua minggu sudah berlalu kita menjalani masa padang gurun (latihan rohani untuk melepaskan diri dari keinginan dan nafsu tak teratur serta memurnikan kemurnian hati supaya di tengah kesibukan duniawi kami tetap mampu mengutamakan panggilan surgawi, bdk. Prefasi II Prapaskah) Dua minggu sudah kita berbenah diri, menengok ke kedalam hati yang coba kita ‘koyak’ untuk gerakan rela ulah bakti dan amal kasih.

Kalau boleh berbalik sedikit, minggu pertama kita diminta ‘KUCOBA BERTAHAN’ dan minggu kedua ‘KUMAU SPERTIMU YESUS DISEMPURNAKAN SLALU’ antara kejayaan dan kegetiran. Kini, kita disentak tanya: “SUDIKAH KAU BERTOBAT?”

 

Sentakkan pertanyaan ini bagi saya merupakan kerinduan dalam Hati Yesus yang  berkehendak melihat buah-buah tobat kita, artinya pertobatan yang kita buat adalah gerakan dan upaya hati yang tahan, teguh, tekun yang direalisasikan bukan hanya dengan ucap-ujar dan niat-janji saleh belaka tetapi diperlihatkan sungguh dengan praksis kelihatan yang dialami, dinikmati oleh orang-orang sekitar termasuk Tuhan sendiri. Lebih dari itu tobatku yang nyata bukan pengalihan perhatian dan beban kepada orang lain, seperti teguran Yesus, “Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya daripada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian. Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya daripada semua orang lain yang diam di Yerusalem? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalah kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.”

Maka……:

1.       Pertobatan yang sudi bagi Yesus adalah perubahan diri yang nyata – ada buah yang siap dipetik manakalah dibutuhkan. Ada kepuasan – manakalah dahaga menyerang.

2.       Pertobatan yang sudi adalah kesukarelaan berbuat yang menurut kehendak ilahi – bebas sungut-sunggut karena sungut-sungut yang keluar dari hati manusia seolah-olah meragukan campur tangan ilahi dalam perjuangan dan ziarah kehidupan kita  (bdk. bacaan II)

3.       Pertobatan yang sudi adalah keteguhan yang setia dan tak tergoyahkan untuk meyakini Allah sebagai DIA yang menjadi Pemimpin kehidupan kita keluar dari jajahan dan jeratan perbudakan dosa (Mesir – bdk. bacaan I).

 

Lalu apa warta gembira yang pantas kita pegang?

Inilah kesempatan terindah bagi kita untuk berbenah diri. Sadar bahwa sendiri punya kelemahan dan cacat-cela dan sendiri menggemburkan diri agar sabar-subur untuk berbuah dalam pertobatan. Yesus pasti menebang andai kita tiada pernah berbuah tetapi kesempatan itu belum hilang – kesempatan itu ada: masa puasa -, maka jangan tunda pembenahan dirimu, keluargamu, alam sekitarmu. Dan haruslah kita ingat Dia tetap Allah kita yang Immanuel yang sedia pun setia menolong kita. Artinya, nasehat bapak Uskup kita dalam surat APP-nya tahun ini, “Mari kita mengambil contoh dari anak-anak SEKAMI untuk membangun hidup keluarga yang berdoa, berderma, berkurban dan berkesaksian”, semoga menjadi gaya hidup orang-orang/keluarga/alam yang sudi bertobat. Semoga.

 

Manado, 3 Maret 2010

Rhein Saneba.

Comments
Add New Search RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 04 March 2010 03:30 )  

Gereja Katedral

Banner

Yang Hadir Saat Ini

We have 2 guests online
Apakah Anda Seorang
 
You are here: